Showing posts with label Sokola Rimba. Show all posts
Showing posts with label Sokola Rimba. Show all posts

Sunday, January 5, 2014

Reza Rahadian Berjaya di Piala Maya 2013

Reza Rahadian Berjaya di Piala Maya 2013. Industri perfilman Indonesia diramaikan kembali dengan diselenggarakannya ajang penghargaan nyata dari dunia maya untuk film Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh Film Indonesia ini melibatkan 156 komite juri dari berbagai profesi. Ajang penghargaan piala maya ini telah diselenggarakan pada 21 Desember lalu, dengan bertemakan "Ragam Corak Film Indonesia" ajang ini menghasilkan banyak nominasi terpilih yang memenangkan penghargaan.

Tak hanya film layar lebar yang bergengsi dalam acara ini, film pendek hingga film dokumenter pun menunjukan eksistensinya di industri perfilman tanah air dan memenangkan penghargaan. Film "Nagasari" pun menjadi film daerah terpilih, film panjang terpilih yaitu "Sokola Rimba", Rectoverso "Malaikat Juga Tahu" pun menjadi film omnibus terpilih.

Dan di ajang Piala Maya 2013 ini Reza Rahadian juga kembali menjadi aktor pilihan, setelah meraih kemenangan sebagai aktor terbaik di ajang FFI 2013. Ajang-ajang seperti ini memang patut untuk diapresiasi karena memotivasi sineas tanah air untuk memajukan industri perfilman tanah air yang semakin berkualitas.

Tuesday, October 29, 2013

Buku Sokola Rimba Diangkat Menjadi Sebuah Film

Sokola Rimba merupakan buku yang ditulis oleh Butet Manurung pada tahun 2007, berisi tentang berbagai pengalaman luar biasa. Memiliki dedikasi yang tinggi sebagai pengajar di pedalaman hutan sehingga mendapat penghargaan sebagai "Heroes of Asia Awards 2004" versi majalah Time.

Saat ini, Buku Sokola Rimba akan diangkat ke dalam sebuah film dengan judul yang sama. Film ini akan digarap oleh sutradara kenamaan yang film pendeknya "Sonata Kampung Bata" pernah meraih penghargaan di festival film pendek Oberhausen, Jerman dan juga dibeberapa ajang film di Asia, Amerika, dan Eropa. Siapa jika bukan Riri Riza yang akan digarap bersama Mira Lesmana.

Film ini tentunya akan sangat dinantikan oleh masyarakat yang mengagumi sosok Butet Manurung. Film ini juga akan mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat, karena merupakan film tentang sosok yang memiliki dedikasi yang tinggi seorang pengajar di pedalaman hutan, tentunya akan memiliki makna pesan yang sangat kuat. Film ini rencananya akan tayang di bioskop pada tanggal 21 November mendatang.

matras visco-elastic