Showing posts with label Industri perfilman Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Industri perfilman Indonesia. Show all posts

Monday, January 6, 2014

Film-Film Berkualitas Warnai Tahun 2014

Di penghujung tahun 2013 industri perfilman Indonesia memang diramaikan dengan suguhan film-film berkualitas yang dinantikan bahkan mendapat respon yang sangat antusias dari masyarakat. Deretan film berkualitas ini juga memiliki budget yang sangat besar, diantaranya, Soekarno, 99 Cahaya Di Langit Eropa, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Slank Nggak Ada Matinya, dan Laskar Pelangi 2: Edensor.

Tak berhenti dengan suguhan film di akhir tahun 2013, suguhan film yang akan mewarnai tahun 2014 pun tak kalah berkualitas dan dinantikan oleh masyarakat. Saat perkembangan industri perfilman kita memang bergerak cukup pesat karya-karya berkualitas para sineas tak hanya film layar lebar saja, namun sajian film pendek, dokumenter, animasi saat ini mulai berkualitas.

Di tahun 2014 suguhan film berkualitas yang akan hadir diantaranya film-film dari Rapi Films dan Starvision. Setelah sukses dengan film Sang Kiai yang memboyong empat Piala Citra di ajang FFI 2013, di tahun 2014 Rapi Films akan menyuguhkan dua film layar lebar yang berjudul "Me & You Versus The World" yang digarap oleh Fajar Nugross yang dibintangi oleh aktor kenamaan Rio Dewanto, dan film Nina Bobo yang digarap oleh Jose Poernomo akan dibintangi oleh aktris kenamaan Revalina S.Temat. Sedangkan dari Starvision akan menyuguhkan film "7 Misi Rahasia Sophie" yang digarap Billy Christian, dan akan ada film omnibus bertabur bintang yang berjudul "Aku Cinta Kamu".

Tak hanya Rapi Film dan Starvision, Maxima yang sukses dengan film "99 Cahaya Di Langit Eropa", akan kembali meluncurkan part 2 dari film tersebut yang akan dirilis, pada 27 Maret 2014. Maxima juga akan meluncurkan Film omnibus dari empat cerita yang salah satu dari cerita tersebut disutradarai oleh Acha Septriasa. Dan banyak suguhan film-film berkualitas yang akan dinantikan oleh masyarakat di tahun 2014 ini.

Sunday, January 5, 2014

Reza Rahadian Berjaya di Piala Maya 2013

Reza Rahadian Berjaya di Piala Maya 2013. Industri perfilman Indonesia diramaikan kembali dengan diselenggarakannya ajang penghargaan nyata dari dunia maya untuk film Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh Film Indonesia ini melibatkan 156 komite juri dari berbagai profesi. Ajang penghargaan piala maya ini telah diselenggarakan pada 21 Desember lalu, dengan bertemakan "Ragam Corak Film Indonesia" ajang ini menghasilkan banyak nominasi terpilih yang memenangkan penghargaan.

Tak hanya film layar lebar yang bergengsi dalam acara ini, film pendek hingga film dokumenter pun menunjukan eksistensinya di industri perfilman tanah air dan memenangkan penghargaan. Film "Nagasari" pun menjadi film daerah terpilih, film panjang terpilih yaitu "Sokola Rimba", Rectoverso "Malaikat Juga Tahu" pun menjadi film omnibus terpilih.

Dan di ajang Piala Maya 2013 ini Reza Rahadian juga kembali menjadi aktor pilihan, setelah meraih kemenangan sebagai aktor terbaik di ajang FFI 2013. Ajang-ajang seperti ini memang patut untuk diapresiasi karena memotivasi sineas tanah air untuk memajukan industri perfilman tanah air yang semakin berkualitas.

Thursday, January 2, 2014

Film Animasi "Battle of Surabaya (BOS)" IMTF 2013

Film Animasi "Battle of Surabaya (BOS)" IMTF 2013. Gegap gempitanya industri perfilman Indonesia memang patut untuk kita apresiasi. Menjajaki perkembangan yang cukup pesat, melahirkan banyak film berkualitas dan meraih banyak penghargaan di ajang nasional maupun internasional, tentunya menjadi cambuk untuk memotivasi perkembangan yang lebih baik lagi bagi para sineas tanah air. Para sineas saat ini pun tidak terbatas oleh umur, bahkan Indonesia pun memiliki beberapa sutradara cilik yang memenangkan banyak penghargaan lewat karyanya.

Berbagai karya para sineas mulai dari short movie, film dokumenter, film layar lebar, dan saat ini yang menjadi suatu kebangaan bagi Negeri ini adalah Film animasi karya STMIK Amikom yang berjudul "Battle of Surabaya (BOS)" merebut penghargaan di ajang internasional yaitu International Movie Trailer Festival (IMTF) 2013 yang masuk dalam kategori People's Choice Award. Trailer film ini menyingkirkan ratusan trailer film dari 20 Negara yang mengikuti ajang tersebut.

Film animasi "Battle of Surabaya (BOS)" ini mengadaptasi dari hari pahlawan di mana terjadinya pertempuran 10 November 1945. Cerita dalam film animasi ini dikemas dengan plot yang diadaptasi seperti film-film Hollywood, film ini juga melibatkan puluhan animator, yang rencananya akan ditayangkan pada bulan Agustus tahun ini.

Wednesday, January 1, 2014

"The Raid 2 Berandal" Akan Hadir di Festival Sundance


The Raid merupakan film Indonesia yang meraih kesuksesan di sekuel pertamanya, apalagi menduduki sepuluh besar box office Amerika. Film action atau laga ini memang disambut sangat antusias oleh masyarakat, bahkan disambut hangat oleh industri perfilman internasional. Menyajikan suguhan adegan yang begitu memukau dengan suguhan adegan laga yang natural dan sangat memukau.

Saat ini industri perfilman Indonesia memang banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat. Karya-karya para sineas mulai dari short movie, film dokumenter, film panjang, dan karya-karya lainnya mulai dihargai dan mengigi diberbagai ajang festival film internasional. Film The Raid 2 Berandal ini juga mendapatkan suatu kehormatan menjadi world premiere dalam Festival Sundance 2014 di Amerika pada 21 Januari mendatang.

Film "The Raid 2 Berandal" ini tentunya sangat dinantikan oleh masyarakat, apalagi di film keduanya ini banyak penambahan tokoh yang membuat kita penasaran dengan tokoh tersebut. Dalam film ini juga hadirkan tiga aktor Jepang. Film ini akan siap dirilis di bioskop pada bulan Maret 2014 mendatang.

Monday, December 16, 2013

Deretan Film Berkualitas di Penghujung 2013

Film merupakan media penyampaian pesan yang lebih mudah diterima masyarakat dengan segala penyampaian yang disampaikan dengan adegan yang bersifat audio visual. Tak hanya sebagai penyampai pesan, film juga dihadirkan sebagai hiburan melalui settingan cerita yang dihadirkan dalam film tersebut. Apalagi tak sedikit film Indonesia saat ini menghadirkan keindahan atau pun kekayaan alam suatu Negara atau pun kota di suatu Negara.

Tak hanya film pendek atau pun film layar lebar banyak menyajikan keindahan dan kekayaan alam Negara kita dan Negara lain. Namun, memang sejauh ini industri perfilman Indonesia belum sempurna dalam menyajikan film yang ditambahkan sentuhan efek animasi seperti film-film luar Negeri yang lebih maju dan berkembang. Tapi, sejauh ini industri perfilman Indonesia sudah mulai selangkah lebih maju dan karya-karya dari para sineas Indonesia mulai diakui di dunia internasional.

Apalagi, dipenghujung tahun 2013 ini industri perfilman Indonesia diramaikan dengan sederet film-film berkualitas yang banyak dinantikan masyarkat. Dari mulai film 99 Cahaya di Langit Eropa, Soekarno, Isyarat, Edensor, dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Film-film tersebut merupakan deretan film berkualitas yang disajikan di penghujung tahun 2013 ini, dan tentunya antusiasme masyarakat untuk menonton film-film tersebut sangatlah tinggi.

Thursday, December 12, 2013

Revalina S. Temat di Film "Isyarat"

Kemampuan Revalina dalam dunia seni peran sudah tidak diragukan lagi, berbagai sinetron, FTV, dan film-film layar lebar berkualitas Ia lakoni. Apalagi, di tahun 2009 Ia masuk dalam nominasi di ajang penghargaan tertinggi industri perfilman Indonesia yaitu FFI (Festival Film Indonesia) sebagai pemeran utama wanita terbaik. Dan perannya di industri film Indonesia saat ini semakin gemilang, membintangi peran utama di film-film berkualitas.

Dalam film yang digarap aktor kenamaan sekaligus sutradara short movie Reza Rahadian, Reva juga berperan sebagai pemeran utama di film "Gadis Indigo" salah satu judul film dari rangkaian film omnibus "Isyarat". Bagi Reva sendiri cukup sulit memainkan film yang diarahkan oleh aktor yang kerap menjadi lawan mainnya dalam berbagai judul film.

Menurut Reva Ia terbiasa bermain bersama reza, Ia cukup sulit dalam memahami apa yang Reza Inginkan. Namun, aktingnya dalam film ini berjalan dengan lancar. Terlebih Reza yang sebelumnya juga pernah menggarap film omnibus "Wanita Tetap Wanita" ini juga sangat perfectionis dalam menggarap sebuah film.

Wednesday, December 11, 2013

Film Sang Kiai Merajai FFI 2013

FFI (Festival Film Indonesia) merupakan ajang kenamaan bergengsi tanah air. Ajang tahunan ini merupakan ajang dengan penghargaan tertinggi di industri perfilman Indonesia. Para sineas perfilman dan karya-karya terpilih dan berkualitas hadir dalam nominasi ajang ini. FFI 2013 ini diselenggarakan di Marina Convention Center, Semarang, pada hari sabtu (7/12).

Dalam ajang FFI 2013 terdapat 53 judul film layar lebar, 119 judul film pendek, 21 film dokumenter panjang, 80 film dokumenter pendek, 93 film animasi pendek, dan 75 film televisi. Film Sang Kiai merajai FFI tahun ini dalam kategori film bioskop terbaik mengalahkan film-film yang tak kalah berkualitasnya seperti Habibi & Ainun, 5cm, Belenggu, Laura dan Marsha.

Film Sang Kiai ini memang layak merajai FFI tahun ini sebagai film bioskop terbaik. Mengangkat kisah pejuang kemerdekaan yang tak lain pendiri Nahdatul Ulama dari Jombang, Jawa Timur yaitu Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari. Film ini juga dibintangi oleh Aktor dan Aktris kenamaan, seperti Ikranagara, Agus Kuncoro, Christin Hakim, dan Adipati Dolken.

Monday, November 25, 2013

Piala Citra FFI 2013 Digelar 7 Desember Mendatang

Ajang penganugerahan tertinggi di industri perfilman Indonesia adalah FFI atau yang kita kenal Festival Film Indonesia, diselenggarakan sejak tahun 1955 dengan nama Pekan Apresiasi Film Nasional, dan mulai diselenggarakan secara rutin tahunan pada tahun 1973. Dengan nominasi-nominasi yang diisi oleh para sineas dan film berkualitas.

Kali ini FFI 2013 penyerahan piala citra akan digelar pada 7 Desember mendatang di Semarang, sederet nominasi yang sudah dipilih mewarnai FFI 2013 nanti, telah ada 5 nominasi film terbaik, 5 nominasi sutradara terbaik, Aktor dan Aktris terbaik, lalu pendukung wanita dan pria terbaik, di mana salah satunya adalah pemain pendukung dari film pendek.

Ketua Dewan Juri Film Bioskop ini adalah aktor senior Slamet Rahardjo, beliau menilai nominasi dari 53 judul film bersama dengan sederet sineas perfilman salah satunya Didi Petet. Didi Petet memang masuk dalam nominasi, namun Slamet Rahardjo menuturkan bahwa Didi tidak ikut membahas nominasi dari kategori tersebut.

Tuesday, October 15, 2013

Film Pilihan BIFF 2013

9 Summers 10 Autumns di BIFF 2013
Film Pilihan BIFF 2013. Balinale International Film Festival (BIFF) 2013 telah digelar. Deretan film berkualitas 60 film dari 20 Negara diputar di ajang bergengsi ini, dan beberapa film masuk dalam film terpilih. Festival bergengsi ini sukses digelar meskipun tanpa dukungan secara materil dari pemerintah, sekalipun ajang ini bertepatan dengan penyelenggaraan APEC di Bali.

Sederet film berkualitas Indonesia hadir di ajang ini, baik dari film layar lebar, dokumenter, dan film pendek mewarnai ajang ini. Beberapa film Indonesia pun masuk dalam film pilihan di ajang ini. Film Air Mata Terakhir Bunda lolos sebagai film pilihan kategori Best Feature dan 9 Summers 10 Autumns sebagai film pilihan kategori Best Overall Film.

Selain itu, Film karya sutradara short movie Sapu Tangan Fang Yin yaitu Hanung Bramantyo merilis Film terbarunya 2014 yang masuk dalam kategori world premiere. Perfilman Indonesia kini mulai mewarnai ajang-ajang international dan lolos sebagai pemenang, maupun masuk dalam kategori. Di mana langkah ini bisa menjadi kesempatan bagi memajukan industri perfilman Indonesia.

Tuesday, June 11, 2013

Festival Film di Tengah Gegap Gempitanya Industri Perfilman Indonesia

Festival Film di Tengah Gegap Gempitanya Industri Perfilman IndonesiaPersaingan yang bisa dikatakan cukup keras menjelang malam penganugerahan Festival Film bergengsi yang setiap tahunnya diadakan di Bandung. Dalam Festival Film Bandung kali ini, Film, pemain, dan pembuatnya kali ini merupakan film-film yang dapat menarik banyak penonton, dengan para pemain yang masuk jajaran nominasi yang tentunya pemain-pemain berbakat dan banyak digemari oleh masyarakat. Tentunya keberhasilan film-film yang masuk jajaran nominasi di ajang festival bergengsi ini didukung oleh tim di belakang layar yang sangat berbakat, terutama sutradara-sutradara hebat.

Tinggal menghitung hari, festival film Bandung yang digelar 15 Juni kali ini akan sangat meriah dengan nominasi-nominasi berbakat tentunya akan menjadi persaingan yang ketat. Semakin berkembangnya Industri perfilman Indonesia yang semakin hari banyak melahirkan film-film berkualitas dengan sineas-sineas hebat, para pemain yang tentunya berbakat akan meramaikan dan ketatnya persaingan untuk masuk menjadi nominasi dari ajang-ajang bergengsi di tanah air, dan tentunya dewan juri pun akan lebih selektif dan perkembangan positif di industri perfilman Indonesia akan menjadi acuan komposisi untuk ke depannya dalam penentuan nominasi.

Perkembangan positif ini memang suatu pencerahan, karena semakin berkualitasnya film Indonesia maka masyarakat pun setidaknya mencerna makna atau pesan-pesan positif dari film tersebut, pasalnya film merupakan media komunikasi audiovisual yang jauh lebih digemari masyarakat dan mudah untuk dicerna masyarakat sehingga film-film berkualitas dan memiliki pesan yang positif tentunya menyaring banyak muatan positif, sehingga film Indonesia bisa diakui juga di kancah internasional dengan film-filmnya yang berkualitas.

matras visco-elastic