Wednesday, January 15, 2014

Film Dari Novel dan Biografi Lebih Digemari Masyarakat Indonesia

Film 5cm, Diadaptasi Dari Novel Best Seller 5cm
Jika kita perhatikan masyarakat Indonesia lebih memiliki respon yang antusias terhadap film yang diangkat dari sebuah novel best seller dan juga biografi tokoh-tokoh bersejarah. Film yang pure dibuat secara fiktif masih belum seantusias menyambut film novel dan biografi, karena jika kita tinjau kembali film-film yang diangkat dari sebuah novel dan biografi dikemas dengan ciamik, tentunya dengan kualitas teknik dalam film yang luar biasa, sehingga menjadi daya tarik sendiri apalagi jika cerita yang diangkat di novel atau pun biografi adalah tokoh yang kita gemari atau kita banggakan tentunya kita akan lebih merespon dengan antusias.

Namun, para sineas berusaha untuk membangkitkan respon antusias masyarakat terhadap cerita-cerita fiktif atau pun kisah nyata yang mengangkat sisi lain kehidupan melalui berbagai bentuk film, baik itu film pendek, dokumenter, atau pun film panjang. Para sineas pun tentunya perlu membaca hal apa yang saat ini menarik minat masyarakat, dan menuangkannya dalam sebuah cerita film sehingga masyarakat tidak hanya responsif dalam jenis film tertentu, akan tetapi menyukai seluruh film Indonesia dalam berbagai genre.

Film keluarga, pendidikan, politik, keindahan alam Negara kita memang masih kurang direspon masyarakat kecuali diangkat dari sebuah novel atau biografi. Maka dari itu, jenis film ini perlu untuk kita bentuk agar masyarakat tetap antusias menyambut film-film Indonesia meskipun bukan diangkat dari novel ataupun biografi, agar lebih memotivasi para sineas untuk menghasilkan film berkualitas yang dikemas dengan ciamik.

Tuesday, January 14, 2014

Film Killers Terpilih Di Ajang Sundance Festival

Film Killers Terpilih Di Ajang Sundance Festival. Industri perfilman saat ini memang merupakan bidang yang banyak diminati masyarakat berbagai kalangan usia. Tak hanya diminati masyarakat bahkan para pemain yang memeriahkan film Indonesia pun banyak yang tertarik untuk menggarap sebuah film, menempati posisi di belakang layar.

Sederet artis yang menghiasi layar kaca tanah air pun banyak yang mulai tertarik dalam menggarap sebuah film, baik itu film pendek, dokumenter, bahkan film panjang. Sebut saja Daniel Mananta presenter kenamaan Indonesia ini juga semakin tertarik memproduksi sebuah film setelah film yang diproduserinya bersama sederet nama lainnya yang berjudul "Killers", berhasil terpilih dalam ajang festival film bergengsi yaitu Sundance Film Festival.

Film kerjasama Indonesia dan Jepang ini merupakan film psicologhy thriller, yang digarap oleh sutradara The Mo Brothers yang selalu sukses dengan film-film thrillernya. Pemain dalam film ini pun merupakan pemain kenamaan Indonesia dan Jepang. Film ini rencananya akan dirilis di Indonesia pada 6 Februari 2014 mendatang.

Tuesday, January 7, 2014

Yuk Nonton Film Pendek Di Bioskop

Yuk Nonton Film Pendek Di Bioskop. Sukses menggelar festival rutin tahunan yang digelar tahun lalu, 21Cineplex kembali menggelar XXI Short Film Festival 2014. Festival yang menampung karya-karya anak bangsa yang hobi bahkan tertarik untuk berkecimpung di industri perfilman. Tahun lalu XXI Short Film Festival 2013 melahirkan para calon sineas berbakat dengan karya-karya yang berkualitas.

Ada banyak kategori nominasi short movie tahun lalu pilihan juri, media, dan penonton. Begitupun dengan festival tahun ini. Dari pendaftaran yang sudah dibuka sejak bulan Agustus hingga awal Desember 2013, telah terdaftar 423 film pendek dari berbagai kategori dari 11 kota di Indonesia.

Dari 423 short movie yang sudah terdaftar saat ini sedang diseleksi hingga bulan februari 2014 yang akan diseleksi hingga menghasilkan 10 finalis untuk tujuh kategori yang akan dilombakan. Short movie yang nantinya terpilih akan ditayangkan serentak pada 13 - 15 Maret 2014 di Epicentrum XXI, sementara pengumuman pemenang akan diumumkan pada tanggal 16 Maret 2014. Tentunya akan banyak karya-karya berkualitas terpilih yang akan mewarnai industri perfilman, setelah tahun lalu rangkaian film pendek berkualitas terpilih, dan film pendek Wan-An meraih kemenangan diberbagai kategori.

Monday, January 6, 2014

Film-Film Berkualitas Warnai Tahun 2014

Di penghujung tahun 2013 industri perfilman Indonesia memang diramaikan dengan suguhan film-film berkualitas yang dinantikan bahkan mendapat respon yang sangat antusias dari masyarakat. Deretan film berkualitas ini juga memiliki budget yang sangat besar, diantaranya, Soekarno, 99 Cahaya Di Langit Eropa, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Slank Nggak Ada Matinya, dan Laskar Pelangi 2: Edensor.

Tak berhenti dengan suguhan film di akhir tahun 2013, suguhan film yang akan mewarnai tahun 2014 pun tak kalah berkualitas dan dinantikan oleh masyarakat. Saat perkembangan industri perfilman kita memang bergerak cukup pesat karya-karya berkualitas para sineas tak hanya film layar lebar saja, namun sajian film pendek, dokumenter, animasi saat ini mulai berkualitas.

Di tahun 2014 suguhan film berkualitas yang akan hadir diantaranya film-film dari Rapi Films dan Starvision. Setelah sukses dengan film Sang Kiai yang memboyong empat Piala Citra di ajang FFI 2013, di tahun 2014 Rapi Films akan menyuguhkan dua film layar lebar yang berjudul "Me & You Versus The World" yang digarap oleh Fajar Nugross yang dibintangi oleh aktor kenamaan Rio Dewanto, dan film Nina Bobo yang digarap oleh Jose Poernomo akan dibintangi oleh aktris kenamaan Revalina S.Temat. Sedangkan dari Starvision akan menyuguhkan film "7 Misi Rahasia Sophie" yang digarap Billy Christian, dan akan ada film omnibus bertabur bintang yang berjudul "Aku Cinta Kamu".

Tak hanya Rapi Film dan Starvision, Maxima yang sukses dengan film "99 Cahaya Di Langit Eropa", akan kembali meluncurkan part 2 dari film tersebut yang akan dirilis, pada 27 Maret 2014. Maxima juga akan meluncurkan Film omnibus dari empat cerita yang salah satu dari cerita tersebut disutradarai oleh Acha Septriasa. Dan banyak suguhan film-film berkualitas yang akan dinantikan oleh masyarakat di tahun 2014 ini.

Sunday, January 5, 2014

Reza Rahadian Berjaya di Piala Maya 2013

Reza Rahadian Berjaya di Piala Maya 2013. Industri perfilman Indonesia diramaikan kembali dengan diselenggarakannya ajang penghargaan nyata dari dunia maya untuk film Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh Film Indonesia ini melibatkan 156 komite juri dari berbagai profesi. Ajang penghargaan piala maya ini telah diselenggarakan pada 21 Desember lalu, dengan bertemakan "Ragam Corak Film Indonesia" ajang ini menghasilkan banyak nominasi terpilih yang memenangkan penghargaan.

Tak hanya film layar lebar yang bergengsi dalam acara ini, film pendek hingga film dokumenter pun menunjukan eksistensinya di industri perfilman tanah air dan memenangkan penghargaan. Film "Nagasari" pun menjadi film daerah terpilih, film panjang terpilih yaitu "Sokola Rimba", Rectoverso "Malaikat Juga Tahu" pun menjadi film omnibus terpilih.

Dan di ajang Piala Maya 2013 ini Reza Rahadian juga kembali menjadi aktor pilihan, setelah meraih kemenangan sebagai aktor terbaik di ajang FFI 2013. Ajang-ajang seperti ini memang patut untuk diapresiasi karena memotivasi sineas tanah air untuk memajukan industri perfilman tanah air yang semakin berkualitas.

Thursday, January 2, 2014

Film Animasi "Battle of Surabaya (BOS)" IMTF 2013

Film Animasi "Battle of Surabaya (BOS)" IMTF 2013. Gegap gempitanya industri perfilman Indonesia memang patut untuk kita apresiasi. Menjajaki perkembangan yang cukup pesat, melahirkan banyak film berkualitas dan meraih banyak penghargaan di ajang nasional maupun internasional, tentunya menjadi cambuk untuk memotivasi perkembangan yang lebih baik lagi bagi para sineas tanah air. Para sineas saat ini pun tidak terbatas oleh umur, bahkan Indonesia pun memiliki beberapa sutradara cilik yang memenangkan banyak penghargaan lewat karyanya.

Berbagai karya para sineas mulai dari short movie, film dokumenter, film layar lebar, dan saat ini yang menjadi suatu kebangaan bagi Negeri ini adalah Film animasi karya STMIK Amikom yang berjudul "Battle of Surabaya (BOS)" merebut penghargaan di ajang internasional yaitu International Movie Trailer Festival (IMTF) 2013 yang masuk dalam kategori People's Choice Award. Trailer film ini menyingkirkan ratusan trailer film dari 20 Negara yang mengikuti ajang tersebut.

Film animasi "Battle of Surabaya (BOS)" ini mengadaptasi dari hari pahlawan di mana terjadinya pertempuran 10 November 1945. Cerita dalam film animasi ini dikemas dengan plot yang diadaptasi seperti film-film Hollywood, film ini juga melibatkan puluhan animator, yang rencananya akan ditayangkan pada bulan Agustus tahun ini.

Wednesday, January 1, 2014

"The Raid 2 Berandal" Akan Hadir di Festival Sundance


The Raid merupakan film Indonesia yang meraih kesuksesan di sekuel pertamanya, apalagi menduduki sepuluh besar box office Amerika. Film action atau laga ini memang disambut sangat antusias oleh masyarakat, bahkan disambut hangat oleh industri perfilman internasional. Menyajikan suguhan adegan yang begitu memukau dengan suguhan adegan laga yang natural dan sangat memukau.

Saat ini industri perfilman Indonesia memang banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat. Karya-karya para sineas mulai dari short movie, film dokumenter, film panjang, dan karya-karya lainnya mulai dihargai dan mengigi diberbagai ajang festival film internasional. Film The Raid 2 Berandal ini juga mendapatkan suatu kehormatan menjadi world premiere dalam Festival Sundance 2014 di Amerika pada 21 Januari mendatang.

Film "The Raid 2 Berandal" ini tentunya sangat dinantikan oleh masyarakat, apalagi di film keduanya ini banyak penambahan tokoh yang membuat kita penasaran dengan tokoh tersebut. Dalam film ini juga hadirkan tiga aktor Jepang. Film ini akan siap dirilis di bioskop pada bulan Maret 2014 mendatang.

matras visco-elastic